DESA CINTARASA
Karya Kita Untuk Semua
Blog ini dibuat dengan latar belakang yang salah satunya penulis ingin mempunyai blog dan untuk mengumpulkan karya-karya penulis dan orang lain disini.
Selasa, 24 Juni 2014
Minggu, 16 Maret 2014
Sistem Pakar Pengembangan Kurikulum di Sekolah
LATAR BELAKANG
Dalam pengembangan kurikulum dikenal ada lima istilah, yaitu pengembangan kurikulum (Curriculum development), perbaikan kurikulum (Curriculum improvement), perencanaan kurikulum (Curriculum planning), penerapan kurikulum (curriculum implementation), dan evaluasi kurikulum (curriculum evaluation).
1. Pengembangan kurikulum dan perbaikan kurikulum merupakan istilah yang mirip tetapi tidak sama . Pengembangan kurikulum merupakan istilah yang lebih komprehensif, di dalamnya termasuk perencanaan, penerapan, dan evaluasi dan berimplikasi pada perubahan dan perbaikan. Sedangkan perbaikan kurikulum sering bersinonim dengan pengembangan kurikulum, walaupun beberapa kasus perubahan dipandang sebagai hasil dari pengembangan.
2. Perencanaan kurikulum adalah fase pre-eliminer dari pengembangan kurikulum. Pada saat pekerja kurikulum membuat keputusan dan beraksi untuk menetapkan rencana yang akan dilaksanakan oleh guru dan siswa. Jadi perencanaan merupakan fase berfikir atau fase disain.
3. Penerapan kurikulum adalah menterjemahkan rencana ke dalam tindakan. Pada saat tahap perencanaan kurikulum, terjadi pemilihan pola tertentu organisasi kurikulum atau reorganisasi. Pola-pola tersebut diletakkan dalam tahap penerapan kurikulum. Cara-cara penyempaian pengalaman belajar, misalnya penggunaan tim pengajaran, diambil dari konteks perencanaan dan dibuat operasional. Penerapan kurikulum juga mentermahkan rencana menjadi tindakan dalam kelas, juga aturan pergantian guru dari pekerja kurikulum menjadi instruktur.
4. Evaluasi kurikulum merupakan fase terakhir dalam pengembangan kurikulum di mana hasilnya diases dan keberhasilan pebelajar dan program ditentukan. Fase ini akan dibahas lebih rinci pada langkah-langkah pengembangan kurikulum.
PENDEKATAN PENGEMBANGAN KURIKULUM
Dalam pengembangan kurikulum terdapat beberapa pendekatan. Secara teoritis dalam kerangka pendekatan sistematik dan pendekatan kontekstual terdapat lima model pendekatan pengembangan kurikulum yang brlaku sejak tahun 1950-an sampai 2000-an. Model pengembangan ini meliputi, (1). Model Tyler, (2). Model Taba, (3). Model Teknik Saintifik, (4). Model Non Teknik-Non Saintifik, (5). Model pendidikan berbasis hasil belajar (PBHB).
Model tyler berada dalam pendekatan sistematik dan teknik saintifik yang percaya pada esesiensi dan efektivitas dari sistem. Dengan demikian dunia dapat dikatakan sebagai hal yang menyerupai sebuah mesin yang dapat digambar, dibuat dan diamati.
Pendekatan tyler telah dimodifikasi oleh banyak pihak. Terutama taba yang menyerupakan empat langkah pengembangan tyler, menjadi tujuh langkah pengembangan yang meliputi :
1. Diagnosa kebutuhan
2. Merumuskan tujuan
3. Merinci konten
4. Mengorganisasi konten
5. Seleksi pengalaman belajar
6. Mengorganisasi pengalaman belajar
7. Penilaian dan cara penilaian
Modifikasi taba terhadap tyler terutama penekanan yang memusatkan perhatian pada guru. Teori taba mempercayai peran guru sebagai pengembang terutama kurikulum. Pada model tyler guru dapat merupakan obyek penerima dan pelaksana dari kurikulum. Sedangkan pada model taba, guru merupakan sobyek aktif yang terlibat penuh dalam pengembangan kurikulum.
Model Non Teknik-Non Saintifik berorientasi pada hal-hal yang subjektif, pribadi, keindahan, penalaran, dan transaksi belajar. Pada model ini dunia dianggap sebagai suatu benda yang hidup.
Pendekatran Non Teknik-Non Saintifik dilatari dengan pendekatan kontekstual, dimana pengambilan keputusan dalam pengembangan kurikulum sangat berorientasi pada peserta didik melalui cara-cara aktif dalam pembelajaran.
Model teknik saintifik berorientasi pada objektifitas, universalitas, logika, dan efektivitas, serta efisiensi suatu sistem. Dalam model ini, perencanaan dan pelaksanaan berada pada sistem yang linier dan dapat ditentukan sebelumnya. Perencanaan yang melibatkan sumberdaya manusia dengan baik dan mengelola bahan serta peralatan yang menarik, dipercaya dapat membentuk struktur belajar. Pada pendekatan ini tidak terlalu ditekankan pengaruh kontek pengaruh lingkungan yang diciptakan.
Pendidikan berbasis hasil belajar (PBHB) artinya mengorganisasi hasil berdasarkan hal yang kerjakan dalam pembelajaran untuk mencapai hasil belajar yang telah ditentukan sebelumnya. Praktisi PBHB memulai dengan menentukan pengetahuan, kopetensi, dan kinerja yang diharapkan dapat ditunjukkan oleh peserta didik untuk memenuhi tuntutannya sebagai orang dewasa atau tuntutan kehidupan dunia kerja setelah mereka menyelesaikan sekolah.
Pada pendidikan tingkat menengah ke bawah, sekolah dapat mengembangkan kurikulum yang bersifat ekstra kurikuler dan berbagai kegiatan akademik yang dikoordinasi oleh sekolah, misalnya komputer, seni tari, bahasa prancis dll.
Maka dari itu kami merasa memerlukan system pakar dalam menentukan pengembangan kurikulum apa yang tepat yang disekolah, agar sekolah tidak salah pilih. Sekolah juga dapat berpartisipasi dalam memelihara kebudayaan daerah masing-masing sehingga selain mendidik siswa, sekolah dapat juga untuk menjaga kelestarian kebudayaan.
Minggu, 23 Februari 2014
ARTIFICIAL INTELLIGENCE dan SISTEM PAKAR
ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence adalah salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. Kecerdasan buatan juga merupakan suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence adalah salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. Kecerdasan buatan juga merupakan suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
Kecerdasan sendiri adalah kemampuan untuk belajar dan mengelolanya. Merupakan suatu daya reaksi atau penyesuaian yang cepat dan tepat terhadap pengalaman baru dan pengetahuan yang dimiliki siap untuk di pakai apabila dihadapkan pada fakta atau kondisi baru. Manusia cerdas (pandai) dalam menyelesaikan permasalahan karena manusia mempunyai pengetahuan & pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari belajar. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki tentu akan lebih mampu menyelesaikan permasalahan. Tapi bekal pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan & pengalaman yang dimiliki. Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Demikian juga dengan kemampuan menalar yang sangat baik, namun tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai,manusia juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
Lalu ada beberapa pertanyaan tentang kecerdasan buatan ini, apakah bisa mesin berpikir? Kalau bisa, bagaimana caranya?. Untuk membuat mesin yang dapat berpikir seperti manusia, diperlukan suatu cara untuk mengetahui bagaimana manusia berpikir, dan diperlukan pemahaman tentang bagaimana pikiran manusia bekerja. Dan Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar.
Dua bagian yang dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan adalah:
a. Basis pengetahuan (Knowledge Base): berisi fakta-fakta, teori, pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya.
b. Motor Inferensi (Inference Engine): kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman
Kecerdasan Buatan didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.
Bidang Artificial Intelligence antara lain:
1. Jaringan Syaraf (Neural Network)
2. Sistem Persepsi (Perceptive System)3. Belajar (Learning)
4. Robot (Robotics)
5. Perangkat Keras AI (Artificial Intelligence)
6. Pemrosesan Bahasa Alamiah (Natural Language Processing)
Berikut beberapa contoh aplikasi AI, yaitu:
• Permainan (game)AI : tic-tac-toe, chess, backgammon, poker.
• Pemrosesan bahasa alami: percakapan menara kontrol, ringkasan stok pasar, dll.
• Aplikasi industri : diagnosa pabrik, dan perencanaan produksi.
• Kinerja level pakar : biologi molekul, konfigurasi komputer
Kecerdasan buatan dilihat dari berbagai sudut pandang adalah sebagai berikut:
1. Sudut pandang kecerdasan (Intelligence)
Kecerdasan buatan adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia
2. Sudut pandang penelitian
Studi bagaimana membuat agar komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dilakukan oleh manusia
3. Sudut pandang bisnis
Kumpulan peralatan yang sangat powerfull dan metodologis dalam menyelesaikan masalah-masalah bisnis
4. Sudut pandang pemrograman
Kecerdasan buatan termasuk didalamnya studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian (search)
Tujuan Artificial Intelligence
Tujuan dari kecerdasan buatan menurut Winston dan Prendergast
1. Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
2. Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
3. Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan enterpreneurial)
SISTEM PAKAR (EXPERT SYSTEM)
Sistem pakar adalah program komputer yang berusaha untuk mewakili pengetahuan keahlian manusia dalam bentuk heuristik. Heuristik adalah aturan yang menjadi patokan atau aturan untuk menebak dengan baik. Sistem pakar dirancang oleh spesialis informasi (yang seringkali) disebut insinyur pengetahuan (Knowledge Engineer) yang memiliki keahlian khusus dalam bidang kecerdasan buatan. Insinyur pengetahuan amat ahli dalam mendapatkan ilmu dari seorang ahli.
Sistem pakar adalah program komputer yang berusaha untuk mewakili pengetahuan keahlian manusia dalam bentuk heuristik. Heuristik adalah aturan yang menjadi patokan atau aturan untuk menebak dengan baik. Sistem pakar dirancang oleh spesialis informasi (yang seringkali) disebut insinyur pengetahuan (Knowledge Engineer) yang memiliki keahlian khusus dalam bidang kecerdasan buatan. Insinyur pengetahuan amat ahli dalam mendapatkan ilmu dari seorang ahli.
Sistem pakar juga berarti sebuah aplikasi komputer yang menjalankan sebuah task yang awal mulanya dilakukan oleh seorang pakar. Contohnya sistem pakar yang dapat mendiagnosa penyakit, membuat ramalan finansial, menjadwal rute untuk kendaraan layanan antar, dan lain-lain. Beberapa sistem pakar ada yang dirancang untk menggantikan manusia melaksanakan tugasnya, sementara ada pula yang untuk membantu.
Sistem pakar adalah bagian dari sebuah kategori umum aplikasi komputer yang dikenal sebagaiArtificial Intelligence (AI). Untuk mendesain sebuah sistem pakar, perlu memilki pengetahuan sebagai seorang insinyur ilmu pengetahuan, seorang individu yang mempelajari bagaimana manusia pakar ahli memuat keputusan dan menterjemahan aturan-aturan ke dalam bentuk yang dimengerti komputer (www.webopedia.com, 2003)
Sistem pakar dibuat pada wilayah pengetahuan tertentu untuk suatu kepakaran tertentu yang mendekati kemampuan manusia disalah satu bidang. Sistem pakar mencoba mencari solusi yang memuaskan sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Selain itu sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan alasan atas saran atau kesimpulan yang ditemukannya.
Sistem Pakar (Expert System) merupakan suatu sistem yang menggunakan pengetahuan manusia dalam komputer untuk memecahkan masalah yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar, misalnya : Dokter, Lawyer, Analist Keuangan, Tax Advisor. Sistem pakar dapat mendorong perhatian besar diantara ahli komputer dan spesialis informasi untuk mengembangkan sistem membantu manajer dan non manajer memecahkan masalah.
Sistem pakar terdiri atas 4 bagian:
1. User Interface
Digunakan manajer untuk meng-enter instruksi dan informasi sistem
Metode input yang digunakan oleh manajer yatu:
• Menu
• Command
• Natural Language
• Output ES memakai 2 bentuk penjelasan (explanation):
Sistem Pakar (Expert System) merupakan suatu sistem yang menggunakan pengetahuan manusia dalam komputer untuk memecahkan masalah yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar, misalnya : Dokter, Lawyer, Analist Keuangan, Tax Advisor. Sistem pakar dapat mendorong perhatian besar diantara ahli komputer dan spesialis informasi untuk mengembangkan sistem membantu manajer dan non manajer memecahkan masalah.
Sistem pakar terdiri atas 4 bagian:
1. User Interface
Digunakan manajer untuk meng-enter instruksi dan informasi sistem
Metode input yang digunakan oleh manajer yatu:
• Menu
• Command
• Natural Language
• Output ES memakai 2 bentuk penjelasan (explanation):
- Explanaton of questions
- Explanation of problem solution
2. Knowledge Base
Terdiri dari fakta yang menggambarkan area problem atau problem domain dan juga teknik penyajian yang menggunakan fakta sesuai logika.
Rule atau aturan merupakan rincian dalam situasai yang tidak berubah:
• Kondisi benar dan tidak benar
• Tindakan yang diambil bila kondisi benar
Terdiri dari fakta yang menggambarkan area problem atau problem domain dan juga teknik penyajian yang menggunakan fakta sesuai logika.
Rule atau aturan merupakan rincian dalam situasai yang tidak berubah:
• Kondisi benar dan tidak benar
• Tindakan yang diambil bila kondisi benar
3. Inference Engine
Merupakan bagian dari Expert System yang membentuk Reasoning dengan menggunakan isi dariKnowledge Base dalam urutan tertentu.
Dua metode yang digunakan dalam ES untuk mengamati rule yaitu:
a. Penalaran ke depan (Forward) atau Forward Chaining
• Evaluasi Rule
• Proses Penalaran Berulang (Iterative Reasoning)
b. Penalaran ke Belakang (Revierse) atau Backward Chaining
• Alur Logika Pertama diikuti (First Logical Path)
• Alur Logika Selanjutnya diikuti (Next Logical Path)
4. Development Engine
Development Engine membangun Rule Set dengan pendekatan:
1. Bahasa Pemrograman (Programing Language)
2. Bagian Expert System (Expert System Shell)
Peran sistem analis sebagai Knowledge Engineer dalam organisasi bisnis dengan menggunakan keterampilan untuk membangun aplikasi komputer yang konvensional, yaitu:
- Memahami bagaimana Expert menerapkan keahliannya dalam pemecahan masalah
- Dapat menarik suatu Description Of Knowledge dari Expert
Ciri-Ciri Sistem Pakar
Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut:
• Memiliki informasi yang handal.
• Mudah dimodifikasi.
• Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.
• Memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi.
Kemampuan Sistem Pakar
1. Menjawab berbagai pertanyaan yang menyangkut bidang keahliannya.
2. Bila diperlukan dapat menyajikan asumsi dan alur penalaran yang digunakan untuk sampai ke jawaban yang dikehendaki.
3. Menambah fakta kaidah dan alur penalaran sahih yang baru ke dalam otaknya
Penerapan sistem Pakar
Sistem pakar dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti, sains, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Contoh dari tulisan mr. Rizal “Sistem integrasi Pola Alir Material & Uang dapat disebut Material Management System (MMS) adalah kelanjutan perkembangan dari sistem integrasi Inventory Control System (ICS). Sistem (MMS) ini dikembangkan atas sistem manual yang sudah teruji berjalan lancar di PT Krakatau Steel, yang karena tuntutan kemajuan teknologi, sistem manual ini perlu ditingkatkan menjadi sistem komputerisasi. Namun didalam penerapannya masih banyak kendala yang dihadapi oleh subsistem-subsistem pendukung MMS yang ada pada masing-masing divisi. Melalui penelitian ini, dikemukakan satu alternatif yang sangat potensial untuk mengatasi kendala yang dialami oleh subsistem pendukungnya, khususnya yang berada di Divisi Perencanaan & Pengendalian Suku Cadang (PPSC). Dalam penelitian ini dibuat sistem pakar yang mampu memberikan penjelasan dan beberapa alternatif penyelesaian soal-soal
Sistem pakar dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti, sains, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Contoh dari tulisan mr. Rizal “Sistem integrasi Pola Alir Material & Uang dapat disebut Material Management System (MMS) adalah kelanjutan perkembangan dari sistem integrasi Inventory Control System (ICS). Sistem (MMS) ini dikembangkan atas sistem manual yang sudah teruji berjalan lancar di PT Krakatau Steel, yang karena tuntutan kemajuan teknologi, sistem manual ini perlu ditingkatkan menjadi sistem komputerisasi. Namun didalam penerapannya masih banyak kendala yang dihadapi oleh subsistem-subsistem pendukung MMS yang ada pada masing-masing divisi. Melalui penelitian ini, dikemukakan satu alternatif yang sangat potensial untuk mengatasi kendala yang dialami oleh subsistem pendukungnya, khususnya yang berada di Divisi Perencanaan & Pengendalian Suku Cadang (PPSC). Dalam penelitian ini dibuat sistem pakar yang mampu memberikan penjelasan dan beberapa alternatif penyelesaian soal-soal
Pengendalian Suku Cadang, yang meliputi : Identifikasi Material, Sistem Order, Sistem Repairable dan Sistem Spesifik. Pembuatan sistem pakar ini melalui lima tahapan berikut, yaitu: identifikasi, konseptualisasi, formulasi, implementasi, dan pengujian. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Turbo Prolog, yang cukup ideal dalam menyelesaikan masalah yang undeterministic. Teknik Inferensi yang digunakan adalah backward chaining, proses penelusuran yang digunakan adalah depth first search, dan metoda representasi pengetahuan yang digunakan adalah representasi logika”.
JENIS-JENIS SISTEM PAKAR
• Interpretasi : Menghasilkan deskripsi situasi berdasarkan data sensor.
• Prediksi : Memperkirakan akibat yang mungkin dari situasi yang diberikan.
• Diagnosis : Menyimpulkan kesalahan sistem berdasarkan gejala (symptoms).
• Disain : Menyusun objek-objek berdasarkan kendala.
• Planning : Merencanakan tindakan
• Monitoring : Membandingkan hasil pengamatan dengan proses perencanaan.
• Debugging : Menentukan penyelesaian dari kesalahan sistem.
• Reparasi : Melaksanakan rencana perbaikan.
• Instruction : Diagnosis, debugging, dan reparasi kelakuan pelajar.
• Control : Diagnosis, debugging, dan reparasi kelakuan sistem.
Beberapa contoh expert system yang pertama antara lain:
1. MACSYMA, yang digunakan untuk tugas-tugas matematika.
2. MYCIN, untuk mendiagnosa penyakit infeksi pada darah.
3. CADUCEUS, untuk mendeteksi penyakit.
4. PUFF, untuk mengukur fungsi dari paru-paru.
5. PROSPECTOR, digunakan perusahaan DEC untuk menggamarkan konfigurasi dari sistem komputer bagi para langganannya.
6. DENDRAL, untuk mengidentifikasikan struktur molekul suatu komposisi kimia dan lain sebagainya.
• Interpretasi : Menghasilkan deskripsi situasi berdasarkan data sensor.
• Prediksi : Memperkirakan akibat yang mungkin dari situasi yang diberikan.
• Diagnosis : Menyimpulkan kesalahan sistem berdasarkan gejala (symptoms).
• Disain : Menyusun objek-objek berdasarkan kendala.
• Planning : Merencanakan tindakan
• Monitoring : Membandingkan hasil pengamatan dengan proses perencanaan.
• Debugging : Menentukan penyelesaian dari kesalahan sistem.
• Reparasi : Melaksanakan rencana perbaikan.
• Instruction : Diagnosis, debugging, dan reparasi kelakuan pelajar.
• Control : Diagnosis, debugging, dan reparasi kelakuan sistem.
Beberapa contoh expert system yang pertama antara lain:
1. MACSYMA, yang digunakan untuk tugas-tugas matematika.
2. MYCIN, untuk mendiagnosa penyakit infeksi pada darah.
3. CADUCEUS, untuk mendeteksi penyakit.
4. PUFF, untuk mengukur fungsi dari paru-paru.
5. PROSPECTOR, digunakan perusahaan DEC untuk menggamarkan konfigurasi dari sistem komputer bagi para langganannya.
6. DENDRAL, untuk mengidentifikasikan struktur molekul suatu komposisi kimia dan lain sebagainya.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN EXPERT SYSTEM
Keuntungan Expert System untuk manajer.
1. Menyajikan lebih banyak alternatif.
2. Menerapkan logika tingkat tinggi
3. Menyediakan waktu banyak untuk evaluasi hasil keputusan.
4. Memberikan solusi yang lebih konsisten
5. Membuat seorang awam bekerja seperti layaknya seorang pakar;
6. Menyederhanakan pekerjaan dan meningkatnya efisiensi kerja;
7. Meningkatnya kualitas pekerjaan;
8. Meningkatnya produktifitas sehingga meningkat pula performance perusahaan;
9. Merupakan arsip yang terpercaya sehingga seolah-olah langsung konsultasi dengan pakar (meskipun sang pakar telah tiada)
10. Memperluas jangkauan.
Keuntungan Expert System untuk manajer.
1. Menyajikan lebih banyak alternatif.
2. Menerapkan logika tingkat tinggi
3. Menyediakan waktu banyak untuk evaluasi hasil keputusan.
4. Memberikan solusi yang lebih konsisten
5. Membuat seorang awam bekerja seperti layaknya seorang pakar;
6. Menyederhanakan pekerjaan dan meningkatnya efisiensi kerja;
7. Meningkatnya kualitas pekerjaan;
8. Meningkatnya produktifitas sehingga meningkat pula performance perusahaan;
9. Merupakan arsip yang terpercaya sehingga seolah-olah langsung konsultasi dengan pakar (meskipun sang pakar telah tiada)
10. Memperluas jangkauan.
Keuntungan Expert System untuk perusahaan.
1. Meningkatkan performance perusahaan.
2. Memelihara pengendalian terhadap knowledge perusahaan.
1. Meningkatkan performance perusahaan.
2. Memelihara pengendalian terhadap knowledge perusahaan.
Kerugian Expert System
Dua karakteristik Expert System membatasi kemampuan peralatan untuk memecahkan masalah bisnis, yaitu :
1. E.S. tidak dapat menangani inkonsistesi knowledge.
2. E.S. tidak dapat menerapkan judgement dan instuisi sebagai suatu bahan penting untuk pemecahan masalah.
Dua karakteristik Expert System membatasi kemampuan peralatan untuk memecahkan masalah bisnis, yaitu :
1. E.S. tidak dapat menangani inkonsistesi knowledge.
2. E.S. tidak dapat menerapkan judgement dan instuisi sebagai suatu bahan penting untuk pemecahan masalah.
Hubungan Sistem Pakar dengan Kecerdasan Buatan
Sistem pakar adalah cabang dari kecerdasan buatan yaitu dengan menyimpan kepakaran dari pakar manusia ke dalam komputer dan meyimpan pengetahuan di dalam komputer sehingga memungkinkan user dapat berkonsultasi layaknya dengan pakar manusia.
Ide dasarnya sistem pakar adalah: kepakaran ditransfer dari seorang pakar (atau sumber kepakaran yang lain) ke komputer, pengetahuan yang ada disimpan dalam komputer, dan pengguna dapat berkonsultasi pada komputer itu untuk suatu nasehat, lalu komputer dapat mengambil inferensi (menyimpulkan, mendeduksi, dll.) seperti layaknya seorang pakar, kemudian menjelaskannya ke pengguna tersebut, bila perlu dengan alasan-alasannya. Sistem Pakar terkadang lebih baik unjuk kerjanya daripada seorang pakar manusia.
Sumber:
- Mc.Leod .R., Schell. G.P. 2008. Sistem informasi manajemen (ed 10). Salemba Empat: Jakarta
- Kusrini. 2006. Sistem pakar, teori dan aplikasi. Andi: Yogyakarta
- Pertemuan 1. Pengantar kecerdasan buatan.
http://liyantanto.files.wordpress.com/2009/03/pertemuan-1.ppt
- Pengantar AI. http://yuwono.himatif.or.id/download/Pengantar%20AI.pdf
- Kecerdasan buatan dan sistem pakar.
http://deden08m.files.wordpress.com/2011/09/bab13_sispakar.pdf
- Sistem Pakar. http://library.binus.ac.id/eColls/eThesis/Bab2/LBM2005-07-Bab%202.pdf
http://irvannurhuda.wordpress.com/category/kecerdasan-buatan/sistem-pakar/
http://blog.uin-malang.ac.id/sharfina/2010/09/26/sistem-pakar-dan-kecerdasan-buatan-serta-perbedaannya/
http://cheeoche.blogspot.com/2010/10/artificial-intelligence-sistem-pakar.html
http://www.scribd.com/doc/54964258/Pertemuan-1-Artificial-Intelligence
http://stepia.wordpress.com/2009/08/09/sejarah-kecerdasan-buatan/
http://dewimulyaniitdanbahasajepang.blogspot.com/2012/05/sejarah-artificial-intelegent-ai.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
http://socs.binus.ac.id/2012/03/02/a-little-brief-about-artificial-intelligence/
http://buahilmu.wordpress.com/2011/04/13/pengertian-artificial-intelligence-kecerdasan-buatan/
http://rizkabk.blogspot.com/2012/01/teori-connectionism.html
http://www.jeeney.com/default.aspx?page=bothistory
http://www.computableminds.com/post/chatbot/eliza/parry/skynet/human-language/natural-language
http://en.wikipedia.org/wiki/PARRY
http://id.wikipedia.org/wiki/Chatterbot
http://saraswati-annisa.blogspot.com/2014/02/kecerdasan-buatan-dan-sistem-pakar.html
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/451/jbptunikompp-gdl-enjelwijay-22502-2-unikom_e-i.pdf
Jumat, 29 November 2013
Linux File Permissions
Memahami Kepemilikan
File
Setiap file di sistem Linux Anda, termasuk direktori,
dimiliki oleh pengguna tertentu dan grup. Oleh karena itu, hak akses file
didefinisikan secara terpisah untuk user, grup, dan lain-lain.
User: username dari orang yang memiliki file tersebut.
Secara default, pengguna yang menciptakan file tersebut akan menjadi
pemiliknya.
Grup: Grup User yang memiliki file tersebut. Semua pengguna
yang termasuk ke dalam kelompok yang memiliki file tersebut akan memiliki hak
akses yang sama ke file. Hal ini
berguna jika, misalnya,
Anda memiliki proyek
yang membutuhkan banyak pengguna
yang berbeda untuk dapat mengakses file tertentu, sementara yang lain tidak
bisa. Dalam hal ini, Anda akan menambahkan semua pengguna ke dalam kelompok
yang sama, pastikan file yang dibutuhkan dimiliki oleh kelompok itu, dan mengatur
hak akses sesuai grup file tersebut.
Other: Seorang pengguna yang bukan pemilik file tersebut dan
tidak termasuk dalam kelompok yang sama. Dengan kata lain, jika Anda menetapkan
izin untuk kategori "other", itu akan mempengaruhi orang lain secara
default.
Memahami Permission
File
Ada tiga jenis izin akses di Linux: read, write, dan
execute. Izin ini didefinisikan secara terpisah untuk pemilik file, kelompok
dan semua pengguna lain.
Read. Pada file biasa, read berarti file dapat dibuka dan
dibaca. Pada sebuah direktori,
read berarti Anda dapat melihat daftar isi direktori.
Write. Pada file biasa, ini berarti Anda dapat memodifikasi
file, alias menulis data baru ke file. Dalam kasus sebuah direktori, write
berarti Anda dapat menambah,
menghapus, dan mengubah nama file dalam direktori. Ini
berarti bahwa jika file
memiliki izin write, Anda diperbolehkan untuk memodifikasi
isi file, tetapi Anda diperbolehkan
untuk mengubah nama
atau menghapus file
hanya jika hak
akses direktori file yang memungkinkan Anda untuk melakukannya.
Execute. Dalam kasus sebuah file biasa, ini berarti Anda
dapat menjalankan file sebagai program atau shell script. Pada sebuah
direktori, execute (disebut juga "search bit") memungkinkan Anda
untuk mengakses file dalam direktori dan memasukkannya,
dengan perintah cd, misalnya.
Bagaimana Melihat Hak
Akses File
Anda dapat melihat
hak akses dari
file dengan melihat
daftar direktori dengan mengetikkan perintah ls -l . Hasil
dari perintah tadi akan tampil seperti ini :
Apa output dari
ls-l artinya? Kolom
pertama, salah satu
yang terlihat seperti sekelompok omong
kosong, menunjukkan jenis file
dan perizinan. Kolom
kedua menunjukkan jumlah link
(entri direktori yang
merujuk ke file),
yang ketiga menunjukkan pemilik
file, dan yang keempat menunjukkan kelompok pemilik file.
Kolom lain menunjukkan
ukuran file dalam
byte, tanggal dan
waktu modifikasi terakhir, dan
nama file.
Karakter pertama menunjukkan :
d = directory
- = regular file
l = symbolic link
s = Unix domain socket
p = named pipe
c = character device file
b = block device file
Lalu, 9 karakter berikutnya menyatakan perizinan. Dibagi
menjadi 3 grup, tiap grup 3 karakter mewakili: read, write, dan execute.
Karakter tersebut mudah untuk diingat, diantaranya :
r = read permission
w = write permission
x = execute permission
- = no permission
Mengatur Hak Akses
Mode simbolik
Anda dapat mengatur hak akses file dengan perintah chmod.
Kedua user, root dan pemilik file dapat mengatur hak akses file. chmod memiliki
dua mode, simbolik dan numerik.
Mode simbolik cukup
mudah diingat. Pertama,
Anda memutuskan apakah
Anda mengatur hak akses bagi pengguna (u), kelompok (g), lainnya (o),
atau ketiganya (a).
Kemudian, Anda menambahkan izin (+), hapus (-), atau
menghapus izin sebelumnya dan
menambahkan yang baru
(=). Selanjutnya, Anda
memutuskan apakah Anda mengatur izin read (r), write (w), atau
execute (x). Terakhir, Anda akan memberitahu chmod, hak akses file mana yang
ingin Anda ubah.
Oke, kita memiliki beberapa contoh yang bisa Anda coba.
Misalkan kita mempunyai file bernama contohfile, dan file memiliki izin akses
penuh untuk semua kelompok.
Menghapus semua hak akses tetapi menambahkan izin write
untuk semua orang :
$ chmod a=r contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r--r--r--$
chmod g+x contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r--r-xr--$
chmod u+wx contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rwxr-xr--$
chmod ug-x contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rw-r—r--Secara
singkat pengaturan hak akses file dalam mode simbolik :
Which user?
u user/owner
g group
o other
a all
What to do?
+ add this permission
- remove this
permission
= set exactly this permission
Which permissions?
r read
w write
x execute
Mode Numerik
Mode lain dimana
chmod dapat digunakan
adalah mode numerik.
Dalam mode numerik, hak akses
file tidak diwakili oleh karakter. Sebaliknya, mereka diwakili oleh tiga digit
nomor oktal.
4 = read (r)
2 = write (w)
1 = execute (x)
0 = tidak ada izin (-)
Untuk mendapatkan bit permission yang Anda inginkan, Anda
menjumlahkan angka yang sesuai dengan hak aksesnya. Misalnya, izin rwx adalah 4
+2 +1 = 7, rx adalah 4 +1 = 5, dan rw adalah 4 +2 = 6. Karena Anda mengatur hak
akses terpisah untuk pemilik, grup, dan lain-lain, Anda akan memerlukan nomor
tiga digit yang mewakili hak akses dari semua kelompok-kelompok ini.
Kita lihat contoh di bawah ini :
$ chmod 755 contohfile
Perintah diatas akan mengubah hak akses contohfile menjadi
-rwxr-xr-x. Pemilik akan memiliki hak akses penuh, read, write, dan execute (7
= 4 +2 +1), grup dan yang lain akan memiliki hak akses read dan execute (5 = 4
+1).
Mari kita contoh lain :
$ chmod 640 contohfile
Dalam hal ini, izin contohfile akan menjadi-rw-r-----.
Pemilik akan memiliki izin read dan write (6 = 4 +2), kelompok memiliki izin
read (4), dan yang lain tidak memiliki izin akses (0).
Mode numerik mungkin
tidak sesederhana mode
simbolik, tetapi dengan
mode numerik, Anda dapat lebih
cepat dan efisien mengatur hak akses file. Ini referensi cepat untuk pengaturan
hak akses file dalam mode numerik mungkin membantu :
Which Number?
0 ---1 --x
2 -w-3 -wx
4 r--5 r-x
6 rw-7 rwx
Bagaimana caranya
untuk mengubah kepemilikan file & direktori ?
Pemilik sebuah file atau direktori dapat diganti menjadi
milik user yang lain. Untuk mengganti digunakan perintah chown. Berikut adalah
cara penulisannya :
chown option pemilik_baru nama_file/direktori
Untuk melihat kepemilikan suatu file dan group, gunakan
perintah ls dengan option -l
Contoh output dari perintah tersebut
-rw-rw-rw- 1 azizah azizah 0 Jan 23 05:32 contohfile
Terlihat nama azizah yang pertama adalah pemilik file dan
nama azizah yang kedua adalah nama groupnya. Secara default nama group sama
seperti nama pemilik file.
Untuk mengubah kepemilikan file contohfile dengan user lain,
kita bisa mengetikkan:
chown aku contohfile
Perintah tersebut mengubah kepemilikan contohfile menjadi
milik user aku bukan lagi user
azizah. Untuk melihat
perubahannya lihat kembali
detailnya dengan menggunakan
perintah.
ls –l contohfile
Salah satu option yang ada di chown adalah –R. Option –R ini
mengubah permission semua file yang ada dalam subdirektori dalam direktori yang
sedang aktif. Option –R bekerja secara rekursif,option tersebut mengubah
kepemilikan semua objek yang ada dalam direktori bukan hanya kepemilikan
direktorinya saja. Contoh penggunaannya:
chown -R aku work
Perintah ini memberikan chown permission bagi user aku
terhadap semua file yang ada di direktori work.
**** Perintah chown harus dilakukan melalui root. User
pengganti sudah harus ada
dalam sistem.
Referensi
http://www.tuxfiles.org/linuxhelp/filepermissions.html
E-book Tutorial Perintah Dasar Linux
Asdos SO
Manajemen File dan Direktori
perintah Linux dasar untuk memanipulasi file dan direktori,
antara lain:
Melihat daftar
direktori
Menampilkan daftar
direktori dengan format yang panjang
Dengan tambahan -l(long) dan -a(all) untuk menampilkan
daftar direktori dengan format panjang.
Karakter pertama menunjukkan :
d = directory
- = regular file
l = symbolic link
s = Unix domain socket
p = named pipe
c = character device file
b = block device file
Lalu, 9 karakter
berikutnya menyatakan perizinan.
Dibagi menjadi 3
grup, tiap grup
3 karakter mewakili: read, write,
dan execute. Karakter tersebut mudah untuk diingat, diantaranya :
r = read permission
w = write permission
x = execute permission
- = no permission
Sorting
Secara default, ls menampilkan dafar file yang diurutkan secara
alfabet. Kita dapat menambahkan pilihan
untuk mengurutkannya berdasarkan
waktu atau berdasarkan
ukuran file. ls -lt
akan mengurutkan daftar file
berdasarkan waktu (dari
yang terbaru hingga
terlama). Sedangkan untuk mengurutkan berdasarkan ukuran file
bisa menggunakan ls -lS (dari yang
terbesar hingga yang terkecil).
Dengan tambahan -r dapat
membalikkan urutan. Misal,
dengan ls -lrt berarti mengurutkan daftar file dari
yang terlama hingga yang terbaru.
Copying, moving, and deleting
file
cp
Digunakan untuk menyalin satu atau banyak file atau
direktori.
mv
Digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada satu
atau banyak file atau direktori.
rm
Digunakan untuk menghapus satu atau banyak file atau
direktori.
Ada beberapa pilihan yang berguna untuk perintah cp dan mv:
-fatau --force
Memungkinkan cp untuk mencoba menghapus file yang sudah ada
walaupun file tidak dapat ditulis.
-iatau --interactive
Akan meminta konfirmasi sebelum mencoba untuk mengganti file
yang ada.
-batau --backup
Akan membuat cadangan dari file yang akan diganti
Membuat dan menghapus direktori
Membuat banyak direktori
$ mkdir dir1 dir2
Jika ingin membuat subdirektori bersarang, maka tinggal
tambahkan -psetelah perintah mkdir
$ mkdir -p d1/d2/d3
Jika pilihan -ptidak ditambahkan, maka akan terjadi error
mkdir: cannot create directory `d1/d2/d3': No such file or
directory
Menghapus direktori
$ cp text1 d1/d2
$ rmdir -p d1/d2/d3 dir1 dir2
-p = parent (samadengan yang digunakan di mkdir)
pasti akan muncul error
rmdir: failed to remove directory `d1/d2': Directory not
empty
karena rmdir hanya akan menghapus direktori yang kosong,
jadi hapus dulu file text1di d1/d2
$ rm d1/d2 text1
$ rmdir -p d1/d2
Menghapus file atau
direktori secara rekursif
Jika terdapat banyak file atau direktori yang ingin kita
hapus, kita bisa menggunakan perintah rm dengan tambahan -r (atau -R atau --recursive)
$ rm -r d1
Membuat file kosong
Kita dapat membuat file kosong dengan perintah touch, bisa
dengan tambahan ekstensi atau tidak
$ touch file1 file2 file3
Menggunakan perintah find
Perintah find digunakan untuk mencari file atau direktori,
bisa dicari berdasarkan nama, tipe, atau
waktu
$ find . -name “text”
Perintah diatas digunakan untuk mencari file di current directory
dengan nama text. Untuk pencarian
berdasarkan tipe dan waktu silahkan cari sendiri :D
Kompresi file
Ketika ingin membuat cadangan, arsip atau mengirimkan file
yang banyak, biasanya kita menggunakan kompresi. Dalam lingkungan linux, ada
dua program yang populer untuk kompresi yaitu gzip dan bzip2. Perintah gzip
menggunakan algoritma Lempel-Ziv, sementara bzip2 menggunakan algoritma Burrows-Wheeler.
Kompresi dengan gzip
$ cp /etc/services .
$ ls -l
$ gzip services
$ ls -l
Lihat perbedaan ukuran file services sebelum dan sesudah di
kompres.
Tambahkan -d untuk dekompresi.
$ gzip -d services.gz
Kompresi dengan bzip2
$ bzip2 services
gunakan perintah bunzip2 untuk dekompresi file bzip2
$ bunzip2 services.bz2
referensi
Modul Asdos SO
referensi
Modul Asdos SO
Rabu, 30 Oktober 2013
Konfigurasi Access Point Linksys WAP54G
Konfigurasi Access
Point Linksys WAP54G
Setelah menunggu beberapa lama akhirnya resume “Konfigurasi
Access Point Linksys WAP54G” release juga. Hehe
Langsung saja , yang harus dipersiapkan adalah:
1.
Access Point
2.
Pc/laptop
3.
Kabel straight
Setelah itu pasang access poinnya (sambungkan dengan sumber
listrik). Dan lakukan reset dahulu access poinnya agar memudahkan kita untuk
mengetahui alamat access point itu
sendiri. Alamat Access poin default adalah 192.168.1.245.
Setelah melakukan reset sambungkan komputer atau pc dan
access point dengan menggunakan kabel straight tadi. Dan kita atur alamat IP
komputer kita yang satu jaringan dengan Access point tadi. Contoh 192.168.1.1
dan submasknya 255.255.255.0
Setelah itu akses
Access point di chrome / mozila / sofware browser lainnya dengan cara ketik di
alamatnya IP default Access point tadi.
Ketika di enter maka akan keluar authentication required.
Ini adalah langkah kita untuk masuk ke pangeturan access point itu sendiri.
Maka masukan password default yaitu admin. Setelah itu maka akan muncul
tampilan dari inti access point itu sendiri.
Ada 4 menu
utama didalamnya yaitu setup, wireless, administration, status
Di menu setup
ada dua menu lagi yaitu network setup dan AP Mode:
Network setup
: itu untuk mengisi nama network yang ingin digunakan , pilih configuration
typenya ada yang static dan ada juga yang dinamis. Bedanya adalah kalo yang
static tetap ipnya dan kalo yang dinamis berubah rubah. Nah untuk contoh pilih saja yang static
masukan IP addressnya, boleh default atau boleh sesuai keinginan kita.
AP Mode :
Disini terdapat pilihan mode access point yang akan kita gunakan.
1.
Access Point (Default) : fungsinya sebagai
access point biasa
2.
AP Client : ini kalo Access point kita ingin
menginduk (menjadi client) dari access point lain.
3.
Wireless Reapeater : fungsinya untuk memperkuat
sinyal
4.
Wireless Bridge : untuk menghubungkan jaringan
yang berbeda
Selanjutnya
kita konfigurasi menu wireless, terdapat banyak sub menu antara lain submenu
basic wireless setting, wireless security, wireless MAC filter, dan advanced
wireless settings.
Pada submenu
basic wireless setting kita bisa mengatur mode security apa yang kita inginkan
diantaranya WEP, WPA Personal, WPA 2 Personal, WPA2 Mixed,WPA
enterprise,dan radien. Ciri WEP adalah dia mengubah password yang kita bikin
menjadi 10 digit/16 digit, dan kalo yang WPA itu mengenkripsi password kita
menjadi beberapa key. Sebagai contoh pilih saja WEP, karena mode Security WEP
sudah banyak tools yang bisa membobol karena bersifat static.
Di wireless
security itu hanya mengatur untuk keamanan wireless yang kita buat, masukan
password yang kita inginkan.
Di bagian
wireless MAC filter ada 2 pilihan :
yang pertama
ada prevent (menolak device dengan mac
address tertentu agar tidak bisa terhubung)
Yang kedua ada
Permit (hanya yang MAC address yang diizinkan saja yang bisa mengakses)
Dan Jumlah mac
address yang bisa diisi max adalah 50.
Yang terakhir
ada advance wireles setting, adalah pengaturan access point mengenai antene
yang digunakan agar terpakai secara maksimal.
Di menu
selanjutnya ada administration , banyak yang harus diatur disini seperti
pengaturan mereset access point secara software, ada juga pengupgrade OS dari
access point itu sendiri.
Yang terakhir
ada Menu Status, disini berisi informasi local network dan wireless network.
Minggu, 20 Oktober 2013
Perintah di linux
Buka Terminalnya
Perintahnya
MANAJEMEN PROSES
Perintahnya
- ls : melihat isi file dan folder dari direktori aktif
- ls -l : melihat isi file dan folder dari direktori aktif disertai dengan atribut seperti pemilik permission, ukuran dan tanggal modifikasi
- ls -a : Melihat isi file dan file tersembunyi dari direktori aktif
- ls -al : gabungan ls -a dan ls -l
- cd direktori_tujuan : untuk berpindah ke direktori lain
- cd~ : pindah ke direktori home
- cd.. : pindah satu direktori ke direktori diatasnya
- pwd : menampilkan direktori yang aktif
- cp source destination : menggandakan file ke direktori lain. contoh : cp lat.txt /kuliah/
cp -r : mengkopi folder secara rekursif ke direktori tertentu
cp *.extension : mengkopi file – file yang berekstensi tertentu ke direktori tertentu - mv source destination : memindahkan file ke direktori lain atau mengganti nama file. untuk memindahkan file : mv nama_file direkori_tujuan
untuk mengganti nama file : mv nama_lama nama_baru - rm : menghapus.
rm nama_file : menghapus file
rm -r nama_folder : menghapus folder
rm -rf nama_folder : menghapus folder secara paksa
rmdir direktori : menghapus folder yang kosong - find : mencari pada direktori aktif. find nama_file : mencari file dengan nama tertentu
- mkdir : membuat direktori baru
- cat : menampilkan isi file dalam plain text. penulisan perintahnya : cat nama_file
- wc : menampilkan jumlah baris, jumlah kata dan ukuran file(byte) dari suatu file. perintahnya : wc nama_file
- sudo : menjalankan perintah sebagai super user
- whoami: mencetak login name yang sedang aktif
- shutdown -h now : shutdown sistem
- halt : mematikan sistem
- reboot : merestart sistem
- bc : kalkulator di terminal
- clear : membersihkan tampilan terminal
- touch : membuat file tanpa membukanya
- nano : mengedit suatu file dalam mode konsole
MANAJEMEN PROSES
Langganan:
Komentar (Atom)




