perintah Linux dasar untuk memanipulasi file dan direktori,
antara lain:
Melihat daftar
direktori
Menampilkan daftar
direktori dengan format yang panjang
Dengan tambahan -l(long) dan -a(all) untuk menampilkan
daftar direktori dengan format panjang.
Karakter pertama menunjukkan :
d = directory
- = regular file
l = symbolic link
s = Unix domain socket
p = named pipe
c = character device file
b = block device file
Lalu, 9 karakter
berikutnya menyatakan perizinan.
Dibagi menjadi 3
grup, tiap grup
3 karakter mewakili: read, write,
dan execute. Karakter tersebut mudah untuk diingat, diantaranya :
r = read permission
w = write permission
x = execute permission
- = no permission
Sorting
Secara default, ls menampilkan dafar file yang diurutkan secara
alfabet. Kita dapat menambahkan pilihan
untuk mengurutkannya berdasarkan
waktu atau berdasarkan
ukuran file. ls -lt
akan mengurutkan daftar file
berdasarkan waktu (dari
yang terbaru hingga
terlama). Sedangkan untuk mengurutkan berdasarkan ukuran file
bisa menggunakan ls -lS (dari yang
terbesar hingga yang terkecil).
Dengan tambahan -r dapat
membalikkan urutan. Misal,
dengan ls -lrt berarti mengurutkan daftar file dari
yang terlama hingga yang terbaru.
Copying, moving, and deleting
file
cp
Digunakan untuk menyalin satu atau banyak file atau
direktori.
mv
Digunakan untuk memindahkan atau memberi nama baru pada satu
atau banyak file atau direktori.
rm
Digunakan untuk menghapus satu atau banyak file atau
direktori.
Ada beberapa pilihan yang berguna untuk perintah cp dan mv:
-fatau --force
Memungkinkan cp untuk mencoba menghapus file yang sudah ada
walaupun file tidak dapat ditulis.
-iatau --interactive
Akan meminta konfirmasi sebelum mencoba untuk mengganti file
yang ada.
-batau --backup
Akan membuat cadangan dari file yang akan diganti
Membuat dan menghapus direktori
Membuat banyak direktori
$ mkdir dir1 dir2
Jika ingin membuat subdirektori bersarang, maka tinggal
tambahkan -psetelah perintah mkdir
$ mkdir -p d1/d2/d3
Jika pilihan -ptidak ditambahkan, maka akan terjadi error
mkdir: cannot create directory `d1/d2/d3': No such file or
directory
Menghapus direktori
$ cp text1 d1/d2
$ rmdir -p d1/d2/d3 dir1 dir2
-p = parent (samadengan yang digunakan di mkdir)
pasti akan muncul error
rmdir: failed to remove directory `d1/d2': Directory not
empty
karena rmdir hanya akan menghapus direktori yang kosong,
jadi hapus dulu file text1di d1/d2
$ rm d1/d2 text1
$ rmdir -p d1/d2
Menghapus file atau
direktori secara rekursif
Jika terdapat banyak file atau direktori yang ingin kita
hapus, kita bisa menggunakan perintah rm dengan tambahan -r (atau -R atau --recursive)
$ rm -r d1
Membuat file kosong
Kita dapat membuat file kosong dengan perintah touch, bisa
dengan tambahan ekstensi atau tidak
$ touch file1 file2 file3
Menggunakan perintah find
Perintah find digunakan untuk mencari file atau direktori,
bisa dicari berdasarkan nama, tipe, atau
waktu
$ find . -name “text”
Perintah diatas digunakan untuk mencari file di current directory
dengan nama text. Untuk pencarian
berdasarkan tipe dan waktu silahkan cari sendiri :D
Kompresi file
Ketika ingin membuat cadangan, arsip atau mengirimkan file
yang banyak, biasanya kita menggunakan kompresi. Dalam lingkungan linux, ada
dua program yang populer untuk kompresi yaitu gzip dan bzip2. Perintah gzip
menggunakan algoritma Lempel-Ziv, sementara bzip2 menggunakan algoritma Burrows-Wheeler.
Kompresi dengan gzip
$ cp /etc/services .
$ ls -l
$ gzip services
$ ls -l
Lihat perbedaan ukuran file services sebelum dan sesudah di
kompres.
Tambahkan -d untuk dekompresi.
$ gzip -d services.gz
Kompresi dengan bzip2
$ bzip2 services
gunakan perintah bunzip2 untuk dekompresi file bzip2
$ bunzip2 services.bz2
referensi
Modul Asdos SO
referensi
Modul Asdos SO




Tidak ada komentar:
Posting Komentar